(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa pagi ini (5/10), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau terkoreksi, sementara dollar AS di pasar Asia merangkak naik setelah melemah 3 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,04% atau 6 poin ke level Rp 14.272 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.266.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.270 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.274, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.272. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah melemah 3 hari di sesi global sebelumnya; berupaya bangkit dari koreksi 1 tahun tertingginya di tengah investor menantikan data tenaga kerja AS minggu ini untuk mengetahui timeline dimulainya tapering.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini menanjak ke level 93,93, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 93,80.
Sementara itu, IHSG Selasa di awal sesi pertama terkoreksi tipis 2,965 poin (0,05%) ke level 6.339,722, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya melemah dipimpin Nikkei setelah Wall Street terpeleset saham teknologi.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia agak menanjak. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.195 – Rp14.350.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting
Editor: Asido



