Rekomendasi EUR/USD 7 Oktober 2021: Turun karena Berbagai Faktor

1236

(Vibiznews – Forex) EUR/USD jatuh ke level terendah sejak Juli 2020 di sekitar 1.1548 dengan harga energi membumbung naik, adanya ketakutan akan terjadinya perlambatan, bencana terhadap batas atas hutang AS dan tapering dari Fed yang akan datang, mencengkeram pasar. Buruknya angka penjualan ritel zona Euro membebani euro.

Dengan akan datangnya musim dingin muncul ketakutan di Eropa bahwa rumah tangga akan harus berjuang untuk membayar tagihan listrik untuk pemanas rumah dengan naiknya harga energi pada saat ini. Hal ini membebani matauang bersama Eropa. Selain itu keprihatinan akan tutupnya industri karena kekurangan energi di Eropa dan luarnegeri, mendorong naik dollar AS yang safe-haven.

Raja matauang, dollar AS kembali ke tahtanya, didukung oleh naiknya yields obligasi. Setelah stabil di 1.50%, yields treasury AS naik ke 1.57%, level tertinggi sejak bulan Juni, yang memberikan dorongan naik ekstra bagi dollar AS. Kenaikan ini merupakan reaksi pasar atas rencana the Fed untuk melakukan tapering atas skema pembelian obligasi.

PMI dari ISM mengatasi yang diperkirakan dengan angka 61.9 poin di bulan September dan komponen inflasi di dalamnya juga meningkat.

Payrolls swasta dari ADP muncul di 568.000 pekerjaan, lebih tinggi dari yang diperkirakan sebesar 425.000.

Secara keseluruhan, euro terus berjuang dengan isu energi dan naiknya dollar AS karena naiknya yields AS dan berbagai kekuatiran lainnya.

“Support” terdekat menunggu di 1.1536  yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1500 dan kemudian 1.1450. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1566 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1615 dan kemudian 1.1640.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here