(Vibiznews-Index) – Indeks Hang Seng perdagangan sebelumnya ditutup naik 0,7% lebih tinggi pada 23.072,86. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir naik 0,7% menjadi 8.068,93. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Februari 2022 bergerak positif dengan menguat 89 poin atau 0,39% ke posisi 22992.
Hang Seng rebound setelah dibuka sangat rendah merespon risalah pertemuan the Fed yang hawkish. Kekuatan Hang Seng juga di-support oleh rilis data ekonomi Cina yang lumayan, yaitu aktivitas bisnis di sektor jasa berkembang lebih cepat pada Desember di tengah permintaan yang lebih tinggi dan berkurangnya tekanan inflasi, tetapi berlanjutnya wabah covid-19 skala kecil membebani prospek.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street masih ditutup melemah yang dibebani oleh rilis data ekonomi mengkhawatirkan seperti laporan data klaim pengangguran mingguan secara tak terduga menunjukkan peningkatan serta data pertumbuhan sektor jasa AS melambat dari rekor tertinggi di bulan Desember
Harga minyak mentah berjangka WTI memperpanjang rally dengan naik lebih dari 1% menjadi $79 per barel pada hari Kamis, tertinggi dalam hampir tujuh minggu, di tengah gangguan pasokan dan berkurangnya persediaan minyak mentah AS.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan menguat. Dan awal sesi dapat naik ke posisi 23255, dan jika tembus akan ke lanjut ke R2 hingga R3. Namun jika bergerak sebaliknya akan turun ke posisi 22815, jika tembus meluncur ke S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 23699 | 23445 | 23218 | 22964 | 22737 | 22483 | 22256 |
| Buy Avg | 23260 | Sell Avg | 22790 |



