(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei sesi sebelumnya ditutup turun 2,88% menjadi 28.488 dan untuk indeks Topix turun 2,07% menjadi 1.997. Demikian indeks Nikkei berjangka bulan Maret 2022 bergerak negatif dengan anjlok 770 poin atau 2,63% ke posisi 28500.
Indeks Nikkei anjlok cukup parah ke posisi terendah 6 bulan dikarenakan kekhawatiran investor terhadap pengetatan moneter yang lebih agresif oleh Federal Reserve AS. Sementara itu, pemerintah Jepang mendesak AS untuk mempertimbangkan pembatasan pergerakan pasukan Amerika di negara itu setelah lonjakan kasus Covid di pangkalan dan komunitas sekitarnya.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street masih ditutup melemah yang dibebani oleh rilis data ekonomi mengkhawatirkan seperti laporan data klaim pengangguran mingguan secara tak terduga menunjukkan peningkatan serta data pertumbuhan sektor jasa AS melambat dari rekor tertinggi di bulan Desember
Harga minyak mentah berjangka WTI memperpanjang rally dengan naik lebih dari 1% menjadi $79 per barel pada hari Kamis, tertinggi dalam hampir tujuh minggu, di tengah gangguan pasokan dan berkurangnya persediaan minyak mentah AS.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini menguat. Dan awal sesi dapat naik ke posisi 28970 dan jika tembus mendaki ke R1 hingga R2. Namun jika kemudian berbalik arah akan turun ke posisi 28500 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 29953 | 29646 | 29073 | 28766 | 28193 | 27886 | 27313 |
| Buy Avg | 29300 | Sell Avg | 29020 |




