(Vibiznews-Index) – Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) perdagangan sebelumnya ditutup naik 3,08 poin atau 0,11 persen menjadi 2.771,93. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka menguat 2,92 poin atau 0,79% ke posisi 371.57, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 372.86 dan sempat turun ke posisi terendah di 369.30.
Indeks Kospi dimulai dengan pergerakan yang kuat imbas keuntungan perdagangan semalam di Wall Street tetapi berubah berombak di tengah sentimen investor yang berhati-hati. Investor sangat memperhatikan indeks harga konsumen AS untuk Januari, yang akan dirilis malam nanti mencari petunjuk tentang seberapa agresif pengetatan kebijakan Fed akan berubah.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street semalam anjlok cukup signifikan merespon laporan data inflasi AS bulan Januari yang naik ke posisi tingkat pertumbuhan tahunan sejak 1982.
Untuk harga minyak mentah berjangka WTI terkoreksi dari $90 di tengah kekhawatiran bahwa Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga lebih agresif dari yang diharapkan untuk melawan inflasi.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Kospi200 melemah, awal sesi akan turun ke posisi 366.80 dan jika tembus meluncur ke posisi S3. Namun jika bergerak sebaliknya dapat naik menuju posisi 372,05 dan jika tembus akan lanjut ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 376.74 | 374.80 | 373.18 | 371.24 | 369.65 | 367.68 | 366.06 |
| Buy Avg | 372.20 | Sell Avg | 366.80 |



