Forex Eropa GBPUSD 11 Februari: PDB Inggris 2021 Tertinggi dalam 80 Tahun

636
Vibizmedia Photo

(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Jumat (11/2/2022) posisi poundsterling dalam pair GBPUSD berusaha naik ke posisi resisten harian setelah sejak sesi Asia tertekan ke 1.351. Poundsterling mendapat tenaga kuat dari laporan PDB Inggris kuartal empat dan sepanjang tahun 2021 yang menggembirakan.

Ekonomi Inggris tumbuh 7,5%, terbesar sejak 1941, pulih dari basis yang lebih rendah, setelah berkontraksi 9,4% pada tahun 2020. Di Triwulan ke-4 saja, PDB meningkat 1%, sama seperti di Triwulan ke-3 dan sedikit di bawah perkiraan 1,1%, tetapi masih tetap 0,4% di bawah level pra-pandemi.

Inggris mengalami pukulan ekonomi yang lebih kecil daripada yang ditakuti pada bulan Desember ketika kasus COVID-19 meningkat, membatasi keruntuhan dua tahun bersejarah dan rebound untuk ekonomi terbesar kelima di dunia, tetapi lonjakan inflasi akan memperlambat pemulihan pada tahun 2022.

Untuk prospek kenaikan suku bunga BOE selanjutnya, pasar masih memperkirakan kenaikan suku bunga 25 bps pada bulan Maret dan 125 bps pada Desember 2022, tetapi beberapa analis telah memperingatkan tentang risiko ekspektasi yang berlebihan.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya di pasar uang Eropa sedikit tertekan setelah mencapai posisi tertinggi 1 pekan sebelumnya. Dolar AS menguat sejak akhir sesi Amerika semalam oleh rilis inflasi konsumen AS yang melebihi estimasi dan mendongkrak lagi yields US Treasury.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD menguat, pair kini berada di posisi 1.3564 yang melaju ke resisten kuat 1.3623 – 1.3655. Namun jika  turun kembali ke  posisi 1.3513,  akan lanjut meluncur ke support kuat di 1.3504 – 1.3478.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting