(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan alami kerugian pada perdagangan hari Selasa (22/2/2022) akibat meningkatnya tensi ketegangan konflik Rusia-Ukraina. Indeks Kospi anjlok ke posisi terendah sepekan dengan turun 12 persen lebih setelah sesi sebelumnya nyaris ditutup flat.
Sentimen investor tertekan setelah berita Rusia mengirim pasukan ke wilayah yang memisahkan diri di Ukraina Timur. Investor mengamati dengan cermat keadaan di Ukraina dimana insiden ini mendorong harga minyak, sementara melemahkan permintaan untuk aset berisiko.
Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup turun 37,01 poin atau 1,35 persen menjadi 2.706,79. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka melemah 4,78 poin atau 1,30% ke posisi 363.51, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 364.81 dan sempat turun ke posisi terendah di 360.74.
Sebagian besar saham kapitalisasi besar ditutup lebih rendah dengan saham pemimpin pasar Samsung Electronics turun 1,08 persen, saham pembuat chip No. 2 SK hynix turun 1,15 persen, saham operator portal internet Naver turun 1,57 persen, saham perusahaan kimia terkemuka LG Chem turun 4,22 persen serta saham produsen mobil papan atas Hyundai Motor kehilangan 1,89 persen.


