Forex Eropa USDJPY 22 Februari: Yen Retreat dari Tertinggi 3 Pekan

384
usdjpy

(Vibiznews-Forex) – Pair USDJPY perdagangan sesi Eropa hari Selasa (22/2/2022) bergerak kuat mendekati posdisi resisten kuat hariannya dari posisi yang sudah menembus support kuatnya pada sesi Asia. Yen Jepang retreat dari posisi tertinggi 3 pekan yang dicapai sesi sebelumnya.

Posisi safe haven dolar lebih diminati dibandingkan safe haven yen, dikarenakan berita dimana Gubernur Federal Reserve Michelle Bowman menyarankan untuk kenaikan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan Maret dapat terjadi jika inflasi PCE yang akan dirilis akhir pekan ini melebihi ekspektasi.

Permintaan safe-haven meningkat setelah Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Senin mengakui kemerdekaan dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina timur dan kemudian memerintahkan pasukan ke daerah itu. Presiden AS Joe Biden menanggapi dengan memerintahkan sanksi terhadap dua wilayah separatis, dengan Uni Eropa berjanji untuk mengambil tindakan tambahan.

Kemudian pasca konflik ini, harga minyak mentah melonjak ke tertinggi baru 7 tahun di tengah kekhawatiran bahwa konflik besar dapat mengganggu pasokan, yang menambah kekhawatiran tekanan inflasi lebih lanjut.

Sementara itu, tingkat inflasi inti Jepang melambat menjadi 0,2% pada Januari, jauh dari ekspektasi dan tetap jauh di bawah target bank sentral. Anggota dewan Bank of Japan Toyoaki Nakamura baru-baru ini menegaskan kembali bahwa BOJ akan mempertahankan kebijakan moneter ultra-longgar untuk mendukung pemulihan ekonomi dan mencapai target inflasi 2%.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya di pasar uang Eropa berusaha menanjak setelah menguat perlahan selama 3 hari; berlanjut menguat sebagai safe haven di antara perkembangan tensi Ukraina – Rusia yang tambah panas.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY   akan menguat, dan kini pair berada di posisi 114.86 yang berusaha mendaki  ke posisi resisten kuat di 114.97 hingga 115.36.  Namun jika merosot kembali pada posisi 114.41 akan  turun ke support lemahnya  di 114.41 – 114.28.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting