(Vibiznews-Index) – Indeks Hang Seng perdagangan sebelumnya ditutup naik 0,6 persen atau 123 poin menjadi 22.467. Namun untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 8,14 poin atau 0,10% menjadi 7900,04 . Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Maret 2022 bergerak negatif dengan menguat 58 poin atau 0,26% ke posisi 22370.
Indeks Hang Seng rebound dari posisi terendah 2 tahun di-support laju saham sektor energy dan sektor keuangan. Hang Seng mendapat kekuatan dari lonjakan harga minyak mentah serta komentar kepala Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lebih rendah dari kekhawatiran pasar akan kebijakan yang agresif.
Sebagai penggerak pasar hari ini, untuk bursa saham Wall Street semalam ditutup melemah dalam pergerakan yang volatil merespon data ekonomi yang mixed. Klaim pengangguran mingguan AS dilaporkan turun, demikian juga data PMI sektor jasa menurun.
Untuk harga minyak mentah berjangka WTI tergelincir dari level tertinggi sejak 2008 pada $110/barrel dari posisi $116/barrel sebelumnya . Pergeseran sentimen terjadi di tengah laporan kesepakatan dengan Iran yang memungkinkannya mengekspor lebih banyak minyak.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan melemah. Dan awal sesi dapat turun ke posisi 22010, jika tembus meluncur ke posisi S3. Namun jika kemudian bergerak positif akan naik ke posisi 22430 dan jika tembus akan ke lanjut ke R1 hingga R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 22740 | 22610 | 22488 | 22358 | 22238 | 22107 | 21987 |
| Buy Avg | 22460 | Sell Avg | 21990 |



