Bursa Wall Street Volatil, Saham Ritel Kroger dan Best Buy Tahan Pelemahan

312
wall street

(Vibiznews – Index)  Bursa saham Wall Street kembali alami kinerja yang kurang menguntungkan  dengan semua indeks utamanya masuk dalam zona merah pada perdagangan yang berakhir Jumat dinihari (4/3/2022). Nasdaq dan S&P500 terkoreksi dari posisi tertinggi 3 pekan yang sempat dicapai pada awal sesi.

Indeks  Dow Jones turun 96,69 poin atau 0,3 persen menjadi 33.794,66, indeks Nasdaq jatuh 214,08 poin atau 1,6 persen menjadi 13.537,94,  dan indeks S&P 500 turun 23,05 poin atau 0,5 persen menjadi 4.363,49.

Terjadi volatilitas perdagangan oleh sentimen investor yang terus mengawasi perkembangan di Ukraina serta laporan ekonomi yang mixed. Kekuatan di awal sesi datang dari klaim pengangguran yang turun turun ke 215.000, turun 18.000 dari level revisi minggu sebelumnya di 233.000.

Tekanan jual jelang penutupan juga dibebani oleh laporan  Institute for Supply Management secara tak terduga menunjukkan perlambatan lanjutan dalam laju pertumbuhan aktivitas sektor jasa AS di bulan Februari.

Sementara itu pidato hari kedua Ketua Fed Jerome Powell  di hadapan Komite Perbankan Senat kembali menegaskan bank sentral tersebut kemungkinan akan menaikkan suku bunga setidaknya 25 basis poin pada pertemuannya akhir bulan ini.

Secara sektoral, saham  maskapai  penerbangan mengalami pelemahan yang kuat dengan  NYSE Arca Airline Index turun 3,3 persen ke penutupan terendah tiga bulan. Kelemahan signifikan juga terlihat di antara saham semikonduktor, sebagaimana tercermin dari penurunan 2,2 persen oleh Philadelphia Semiconductor Index.

Saham yang membebani indeks seperti saham raksasa industri Intel anjlok 1% lebih  setelah Morgan Stanley menurunkan peringkat saham perusahaan menjadi Underweight dari Equal-Weight. Saham Snowflake jatuh lebih dari 15% setelah mengeluarkan panduan penjualan yang lebih lemah dari perkiraan.

Untuk saham-saham yang memicu pergerakan kuat dari perusahaan  ritel seperti saham Kroger naik lebih dari 11%, sementara saham Best Buy bertambah lebih dari 9% menyusul laporan pendapatan yang optimis.