Nikkei Alami Kerugian 3 Pekan Berturut, Saham Produsen Mobil Anjlok Parah

546
nikkei
(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang alami tekanan jual signifikan pada perdagangan hari Jumat (4/3/2022) hingga alami kerugian mingguan lanjutan untuk 3 pekan berturut. Indeks Nikkei anjlok ke posisi terendah sepekan lebih pada kinerja buruk sejak November 2020 yang dipicu seputar perkembangan konflik di Ukraina.
Sentimen investor negatif menyusul laporan serangan Rusia di pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa yang terletak di Ukraina, tetapi kekhawatiran  itu mereda setelah pejabat Ukraina mengatakan fasilitas itu telah diamankan.
Nikkei juga diperberat oleh anjloknya saham-saham produsen otomotif dikarenakan pembuat mobil Jepang tersebut menghentikan ekspor ke Rusia karena masalah rantai pasokan. Seperti saham Toyota anjlok 3,57%, saham Nissan anjlok 5,55%, saham Honda Motor anjlok 4,46% dan saham Suzuki Motor anjlok 4,91%.
Berita Nikkei lainnya di Telegram Vibiznews
Indeks harian Nikkei ditutup anjlok 592 poin atau  2,23% menjadi 25.985, terendah sejak 14 Februari. Secara mingguan anjlok 1,85% untuk 3 pekn berturut. Demikian indeks Topix turun 1,96% menjadi 1.845. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Maret 2022 bergerak  positif  dengan turun 560 poin atau 2,10% ke posisi 26000.
 
Hampir semua sektor di bursa Jepang menyumbang pelemahan seperti saham – saham kapital besar seperti saham Lasertec (-5,9%), SoftBank (-4,8%), Toyota (-3,6%), Tokyo Electron (-3,8%) dan Sony Group (-3,2%) .

 

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting