(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Senin sore ini (7/3), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir melemah, stabil dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa rally ke posisi 22 bulan tertingginya setelah menanjak 4 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini melemah 0,14% atau 20 poin ke level Rp 14.407 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.387. Rupiah terpantau berkisar di level 5 minggu terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.415 kemudian bergerak menguat ke Rp14.404, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.407. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa rally ke posisi 22 bulan tertingginya setelah menanjak 4 hari; di tengah tergelincirnya euro oleh perang Rusia – Ukraina yang mendongkrak harga komoditas dan dapat menekan pertumbuhan ekonomi kawasan Eropa.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini naik ke level 98,92, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,51.
Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi melemah 59,262 poin (0,86%) ke level 6.869,066, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya melemah dipimpin Hang Seng oleh melonjaknya harga minyak di tengah serangan militer Rusia di Ukraina.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa menanjak. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.316 – Rp14.450.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



