Bursa Eropa 7 Februari Semakin Lemah, DAX Jerman Terendah 15 Bulan

457
bursa eropa

(Vibiznews – Indeks) – Mengawali perdagangan saham awal pekan ini,  bursa Eropa  masih alami kerugian dan semakin dalam jatuh ke wilayah negatif pada  hari Senin (7/3/2022). Semua indeks utama bursa anjlok cukup parah di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang stagflasi global karena lonjakan harga minyak mentah dunia.

Indeks utama saham Jerman DAX anjlok ke posisi terendah sejak November 2020, indeks saham bursa Inggris FTSE anjlok ke posisi terendah sejak April 2021. Dan secara sektoral, saham perbankan yang paling menderita, sebaliknya saham sektor energi dan pertambangan lanjut mendaki ke posisi yang lebih tinggi.

Harga minyak mentah melonjak ke posisi tertinggi dalam 14 tahun setelah Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan AS dan sekutu Eropa sedang mempertimbangkan embargo minyak dan gas Rusia.

Laporan ekonomi Jerman yang positif tidak dapat memangkas kerugian bursa saham, data penjualan ritel di Jerman meningkat 2% pada bulan Januari 2022 dari penurunan 5,5% pada bulan Desember. Demikian data pesanan baru untuk barang-barang manufaktur Jerman meningkat 1,8% bulanan pada Januari 2022.

Indeks utama bursa Eropa atau Pan European Stoxx 600 bergerak negatif dengan turun 11.87 poin atau 2,81 persen menjadi 409,91. Indeks bursa saham Jerman atau DAX Jerman anjlok 4,6 persen, indeks bursa saham Perancis atau CAC 40 anjlok 5,3 persen dan indeks bursa Inggris atau FTSE 100 anjlok 2,6%.

 

 

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting