(Vibiznews – Forex) – Posisi dolar AS dalam indeks dolar pada perdagangan forex sesi Eropa hari Senin (21/3/2022) bergerak kuat di kisaran resistennya setelah menguat akhir pekan lalu. Demikian terhadap beberapa rival utamanya juga terpantau menguat yang ditopang oleh kenaikan yield obligasi AS.
Kekuatan dolar AS didukung oleh komentar hawkish dari beberapa pejabat Federal Reserve yang mengatakan pekan lalu bank sentral perlu mengambil langkah lebih agresif untuk memerangi inflasi. Seperti Presiden Fed St Louis James Bullard, mengatakan bahwa para pejabat harus menaikkan suku menjadi lebih dari 3% tahun ini dan Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari, juga mengatakan dia ingin menaikkan suku menjadi 1,75% hingga 2% tahun ini.

Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa the Fed menyampaikan kenaikan suku bunga seperempat poin minggu lalu dalam upaya untuk menjinakkan inflasi tinggi 40 tahun, dan mengisyaratkan enam kenaikan suku bunga lagi selama tahun ini.
Terpantau indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya di pasar uang Eropa sedang bergerak naik, kini indeks berada di kisaran 98.30 atau menguat 0,07% setelah sempat mendaki ke kisaran 98,36 pada sesi Asia.



