(Vibiznews-Index) – Indeks Hang Seng perdagangan sebelumnya ditutup naik 55 poin atau 0,3% menjadi 21.374,37. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir naik 0,7% menjadi 7.314,82. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Mei 2022 bergerak positif dengan naik 8 poin atau 0,04% ke posisi 21311.
Indeks Hang Seng menguat tipis pada kisaran terendah 4 pekan yang dicapai sesi sebelumnya oleh kenaikan harga minyak mentah yang angkat saham energi. Sepanjang sesi volatil merespon data impor China secara tak terduga turun pada bulan Maret dan pertumbuhan ekspor yang sedikit melambat. Juga dibebani laporan kenaikan kasus covid-19 di China, naik 1.513 kasus baru dan 26.525 kasus tanpa gejala baru untuk daratan negara itu pada 12 April.
Sebagai penggerak pasar hari ini, pergerakan bursa Wall Street semalam rebound oleh aksi bargain hunting investor merespon terkoreksinya posisi benchmark yield obligasi AS 10-tahun dari posisi rekor tinggi 3 tahun.
Harga minyak mentah WTI melonjak lebih dari 3% menjadi di atas $104 per barel dalam perdagangan yang fluktuatif karena investor menyeimbangkan kekhawatiran bahwa pasokan bisa menjadi lebih ketat dan sinyal melemahnya permintaan di Asia.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center, indeks Hang Seng berjangka akan menguat. Dan awal sesi dapat naik ke posisi 21470 dan jika tembus akan ke lanjut ke R1 hingga R3. Namun jika kemudian terkoreksi akan turun ke posisi 21170, jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 21918 | 21721 | 21516 | 21320 | 21114 | 20917 | 20712 |
| Buy Avg | 21490 | Sell Avg | 21156 |



