(Vibiznews-Index) – Indeks spot Nikkei perdagangan sebelumnya ditutup naik tipis 33 poin atau 0,04% menjadi 28.246. Namun untuk indeks Topix turun 0,05% menjadi 1.969. Demikian indeks Nikkei berjangka bulan Juli 2022 masih bergerak positif dengan naik 110 poin atau 0,39% ke posisi 28300.
Indeks harian Nikkei yang sempat naik ke puncak tertinggi tahun ini terkoreksi oleh penguatan kembali yen Jepang yang menekan saham eksportir utama. Profit taking juga banyak terjadi pada saham terkait chip dan transportasi, dimana untuk perusahaan terkait chip di Jepang menurun setelah Intel memperingatkan permintaan semikonduktor yang melambat secara global. Namun aksi profit taking yang cukup signifikan tersebut dibatasi oleh lonjakan dari saham sektor energy.
Sebagai penggerak pasar hari ini, bursa saham Wall Street semalam ditutup melemah dengan indeks utama turun ke posisi terendah 2 pekan jelang rilis data inflasi AS malam ini.
Harga minyak mentah WTI ditutup melemah di sekitar $122 per barel setelah naik 2,3% lebih tinggi di sesi sebelumnya, di tengah tanda-tanda pengetatan pasar lebih lanjut dalam laporan EIA untuk persediaan minyak mentah AS.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center indeks Nikkei berjangka hari ini melemah. Dan awal sesi dapat turun ke posisi 27900 dan jika tembus meluncur ke posisi S3. Namun jika kemudian berbalik arah akan naik ke posisi 28360 dan jika tembus mendaki ke R1 hingga R3.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 28730 | 28560 | 28430 | 28260 | 28130 | 27970 | 27840 |
| Buy Avg | 28390 | Sell Avg | 27880 |




