(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan kembali mencetak kerugian pada perdagangan bursa hari Selasa (14/6/2022) dengan jumlah kerugian harian lebih rendah dari sesi sebelumnya. Indeks Kospi sudah melemah 6 sesi berturut dan anjlok ke posisi terendah dalam 19 bulan terbaru.
Kospi yang dibuka lebih rendah mengikuti penurunan tajam di Wall Street dan telah jatuh lebih dari 1 persen, kemudian terpangkas kerugiannya oleh aksi bargain hunting. Sentimen negatif masih seputar waspada terhadap kenaikan suku bunga yang lebih besar dari perkiraan di AS dan resesi ekonomi global.
Bargain hunting dipicu oleh sikap pemerintah dan Bank of Korea akan secara aktif turun tangan jika diperlukan untuk menstabilkan pasar. Menteri Keuangan Choo Kyung-ho pada pertemuan dengan pejabat senior kementerian mengatakan pemerintah perlu mengambil tindakan untuk mencegah kegugupan pasar meningkat tajam karena perilaku kawanan yang berlebihan di pasar valas dan meninjau rencana darurat yang dapat dimobilisasi kapan saja.
Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup turun 11,54 poin atau 0,46 persen menjadi 2.492,97 setelah sempat jatuh ke level 2.457,39. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka melemah 1,65 poin atau 0,50% ke posisi 328.23, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 329.37 dan sempat turun ke posisi terendah di 323.36.
Secara sektoral, saham teknologi dan kimia papan atas diperdagangkan beragam, sementara itu saham produsen bio dan mobil anjlok cukup signifikan yang turut melemahkan indeks.
Saham pemimpin pasar Samsung Electronics kehilangan 0,32 persen ke level terendah baru 52-bulan, sementara itu saham pembuat chip No. 2 SK hynix naik tipis 0,1 persen. Saham LG Energy Solution melonjak 2,77 persen setelah perusahaan mengumumkan rencana untuk membangun pabrik baru di Korea Selatan untuk 4680 sel baterai yang dikenal untuk digunakan secara luas oleh Tesla Inc.
Sementara itu saham Samsung SDI merosot 3,28 persen, saham produsen baja No 1 POSCO mundur 1,68 persen, saham produsen mobil Hyundai Motor jatuh 2,0 persen dan saham Kia turun 1,52 persen.



