Nikkei Alami Kerugian 3 Hari Berturut, Kinerja Mingguan Terpukul

678
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang mengakhiri perdagangan pekan ini dengan kerugian harian cukup signifikan pada hari Jumat (1/7/2022), sekaligus kerugian mingguan hingga turun 2 persen lebih.  Indeks Nikkei meluncur ke posisi terendah sepekan lebih dan melemah untuk 3 hari berturut.

Sentimen investor melemah karena merespon serangkaian data ekonomi Jepang yang mengecewakan seperti indeks utama untuk sentimen produsen besar di Jepang turun untuk kuartal kedua berturut-turut pada periode April-Juni.

Kemudian data pengangguran Jepang juga dilaporkan lebih tinggi dari perkiraan. Tingkat pengangguran telah meningkat menjadi 2,6%, lebih tinggi dari perkiraan dan data sebelumnya sebesar 2,5%.

Bursa  Jepang juga melemah mengikuti penurunan semalam di Wall Street di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa pengetatan moneter yang agresif oleh bank sentral utama dapat memiringkan ekonomi global ke dalam resesi.

Indeks harian Nikkei ditutup turun 438 poin atau 1,73% menjadi  25.936, terendah sejak 20 Juni. Demikian indeks Topix anjlok  1,38% menjadi 1.845. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Juli 2022  bergerak negatif dengan ditutup melemah 550 poin atau 2,08% ke posisi 25830.

Secara sektoral, pelemahan Nikkei banyak ditekan oleh saham sektor teknologi dengan kerugian tajam dari saham SoftBank Group (-2%), Tokyo Electron (-3,7%), Recruit Holdings (-2,9%), Renesas Electronics (-3,1%) dan Sumco Corp (-3,6%) . Saham  kelas berat lainnya juga menurun, termasuk saham Toyota Motor (-1,6%), Fast Retailing (-4%) dan Mitsubishi Corp (-5,4%).

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting