(Vibiznews-Index) – Bursa saham Wall Street sudah 3 hari cetak gain yang lumayan dan memperpanjang posisi tertinggi 1 bulan lebih untuk semua indeks utamanya.
Sentimen diperkuat oleh laporan naiknya klaim pengangguran AS serta laporan kuartalan Tesla yang melebihi ekspektasi.
Namun sempat terjadi pergerakan indeks yang volatile sepanjang perdagangan yang berakhir Jumat dini hari (22/7/2022).
Indeks Dow Jones naik 0,5 persen menjadi 32.036,90, indeks Nasdaq melonjak 1,4 persen menjadi 12.059,61 dan indeks S&P 500 melonjak 1 persen menjadi 3.998,95.
Nasdaq diuntungkan dari laporan kuartalan Tesla dengan pendapatan yang mengalahkan ekspektasi, karenanya saham Tesla melonjak hampir 10 persen.
Laporan dari Departemen Tenaga Kerja untuk klaim pengangguran secara tak terduga naik ke level tertinggi delapan bulan meredakan kekhawatiran prospek suku bunga besar.
Klaim pengangguran naik ke 251.000, naik 7.000 dari level minggu sebelumnya dan melebihi ekspektasi turun ke 240.000.
Terdapat juga laporan Federal Reserve Bank of Philadelphia menunjukkan aktivitas manufaktur regional secara tak terduga berkontraksi.
Conference Board juga merilis laporan yang menunjukkan indeks indikator ekonomi utama turun untuk bulan keempat berturut-turut di bulan Juni.
Secara sektoral, saham perangkat keras komputer pimpin kekuatan dengan NYSE Arca Computer Hardware Index melonjak 2,3 persen ke tertinggi lebih dari sebulan.
Kemudian disusul oleh saham perumahan dengan lonjakan 2,3 persen oleh Philadelphia Housing Sector Index ke tertinggi lebih dari satu bulan.
Untuk pergerakan sebaliknya terjadi pada saham energi pasca anjlok tajam harga minyak, membuat Philadelphia Oil Service Index jatuh 3,6 persen dan NYSE Arca Oil Index merosot 2 persen.
Saham maskapai penerbangan United Airlines dan American Airlines anjlok tajam setelah melaporkan pendapatan kuartal kedua yang lebih lemah dari perkiraan.



