(Vibiznews – Index) – Bursa Wall Street awal pekan berakhir positif hingga angkat semua indeks ke penutupan tertinggi dalam 3 bulan lebih, setelah sempat terkoreksi awal sesi.
Tekanan awal sesi dipicu oleh rilis data ekonomi China yang suram dan data aktivitas bisnis di negara bagian New York turun mendekati rekor.
Data ekonomi China tersebut seperti lemahnya output industri, penjualan ritel dan data investasi aset tetap. Laporan aktivitas bisnis tersebut dikeluarkan oleh The Fed New York.
The Fed New York melaporkan indeks kondisi bisnis umum di kota tersebut anjlok ke 31,3 negatif pada Agustus dari 11,1 positif pada Juli.
Namun kemudian saham rebound seiring bangkitnya spekulasi bahwa The Fed mungkin memperlambat laju pengetatan moneternya.
Indeks Dow Jones pada sesi yang berakhir Selasa dinihari (16/8) naik 0,45 persen pada 33.912,44, bangkit dari terendah awal 33.582,96. Tertinggi sejak 4 Mei.
Indeks S&P 500 ditutup dengan naik 0,4 persen pada 4.297,14, sedangkan Nasdaq naik 0,62 persen pada 13.128,05, pulih dari level terendah 12,993,78.
Saham Walt Disney naik lebih dari 2 persen, bereaksi terhadap berita bahwa investor aktivis Daniel Loeb telah mengambil saham baru di perusahaan tersebut.
Visa, Walt Disney, Coca-Cola, McDonalds, P&G, Amgen, dan Wallgreens Boots Alliance memperoleh kenaikan 1 hingga 2,3 persen.
Snap melonjak lebih dari 5 persen, didukung oleh pengumuman dari perusahaan bahwa layanan berlangganan Snapchat+ telah melampaui 1 juta pengguna berbayar.



