(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa Jumat 6 Januari 2023 posisi euro dalam pair EURUSD konsolidasi di posisi terendah 3 pekan.
Secara teknikal pair bergerak terbatas dan masih dalam trend negatif dilihat dari skala H4, berusaha rebound dari tekanan sesi sebelumnya.
Investor sedang menunggu data ekonomi utama yang akan dirilis hari ini termasuk laju inflasi Zona Euro, survei bisnis dan perdagangan ritel, serta data NFP AS yang sangat dinantikan.
Data terbaru dari ekonomi terbesar Eropa menunjukkan tekanan harga mereda lebih dari yang diharapkan pada bulan Desember.
Namun, Bank Sentral Eropa kemungkinan besar akan menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk mengatasi inflasi, yang masih jauh di atas target 2% bank sentral.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya di pasar uang Eropa menanjak setelah melejit di sesi global sebelumnya.
Melaju oleh data lapangan kerja AS yang naik melebihi ekspektasi, membangkitkan perkiraan bahwa the Fed tetap akan agresif dalam menaikkan suku bunganya.
Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair EURUSD berpotensi koreksi lanjutan, pair kini berada di posisi 1.0503 sedang meluncur ke 1.0486.
Jika tembus akan turun ke support kuat di kisaran 1.0475.
Namun jika bergerak sebaliknya, naik ke posisi 1.0505 sebelum capai resisten kuatnya di 1.0594.
Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting



