Perdagangan Saham Wall Street Awal Pekan Relatif Lesu, Nasdaq Kuat Sendiri

377
wall street
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Amerika Serikat membuka perdagangan pekan ini dengan keuntungan yang tipis, dikarenakan hanya Nasdaq bertahan cetak gain.

Dow Jones dan S&P500 anjlok dari posisi tertinggi 1 bulan lebih pada akhir sesi Rabu dinihari (18/1/2023),  yang merosot 1,1% dan  0,2% masing-masing.

Nasdaq bertahan di posisi tertinggi 1 bulan yang dicapai akhir pekan lalu dengan naik tipis  0,1%.

Perdagangan saham di Wall Street relatif lesu dengan investor masih membatasi transaksi pasca libur panjang akhir pekan.

Keuntungan yang mixed terjadi karena investor juga pertimbangkan ketidakpastian tentang prospek jangka pendek untuk pasar setelah penguatan baru-baru ini.

Sementara itu Federal Reserve New York merilis laporan yang menunjukkan kondisi bisnis secara umum kontraksi dengan jatuh ke negatif 32,9.

Dow Jones paling parah imbas tekanan jual sektor keuangan, yang dipicu laporan penurunan laba Goldman Sachs periode kuartal keempat yang lebih besar dari perkiraan.

Di sisi lain, saham Morgan Stanley melonjak sebesar 5,9%  setelah perusahaan melaporkan pendapatan kuartal keempat yang lebih baik dari perkiraan.

Secara sektoral pelemahan dipimpin oleh saham emas hingga menekan Indeks NYSE Arca Gold Bugs turun sebesar 3,5 persen, retreat dari tertinggi tujuh bulan.

Namun pergerakan sebaliknya terjadi pada saham energy sejalan dengan pergerakan tinggi  harga minyak mentah dunia.