Nikkei Melemah Setelah Data Turunnya Inflasi Jepang, Gain Mingguan Moderat

514
inflasi jepang
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang pekan ini hanya mendapat gain yang moderat dengan indeks hari Jumat (24/3) kembali ditutup melemah.

Indeks Nikkei dan Topix melemah tipis merespon rilis data inflasi tahunan Jepang turun tajam ke 3,3% dari posisi tertinggi 41 tahun di 4,3% sebelumnya.

Demikian inflasi inti Jepang 3,1% pada Februari, turun pertama kalinya setelah selama 14 bulan meningkat.

Investor juga mencerna data yang menunjukkan peningkatan lebih lanjut dalam aktivitas manufaktur dan jasa Jepang untuk bulan Maret.

Sementara itu sentimen global terus bergelut dengan pengetatan kondisi moneter global dan krisis perbankan yang sedang berlangsung.

Indeks harian Nikkei ditutup turun 0,13% menjadi 27.385,25. Untuk indeks Topix  turun 0,1% menjadi 1.955,32.

Namun untuk indeks Nikkei berjangka bulan Juni 2023 bergerak positif dengan menguat 0,11% pada posisi 27165.

Secara mingguan, gain yang dicapai Nikkei hanya 0,15% sedangkan Topix justru alami pelemahan 0,03%.

Saham keuangan memimpin penurunan, dengan anjloknya saham Mitsubishi UFJ (-1,1%), Sumitomo Mitsui (-0,5%) dan Mizuho Financial (-0,8%).

Saham unggulan lainnya yang ikut menekan Nikkei seperti saham Fast Retailing (-1%), Nippon Steel (-0,7%) dan Toyota Motor (-0,2%).