Terjadi Aksi Ambil Untung di Wall Street Karena Data Ekonomi Yang Lemah

1559
wall street
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Index) – Terjadi aksi ambil untung yang lemahkan bursa saham Wall Street pasca rally 4 hari berturut pada perdagangan yang berakhir Rabu dinihari (5/4).

Indeks Dow Jones turun  0,6 persen menjadi 33.402,38, Nasdaq turun  0,5 persen menjadi 12.126,37 dan S&P 500 turun  0,6 persen menjadi 4.100,60.

Dow Jones dan S&P 500 retreat dari level penutupan terbaik dalam lebih dari sebulan, sementara Nasdaq meluncur dari penutupan tertinggi enam bulan.

Aksi ambil untung terjadi di tengah kekhawatiran tentang prospek ekonomi global serta rilis data pekerjaan AS yang kurang optimis.

Laporan Departemen Tenaga Kerja AS yang menunjukkan lowongan pekerjaan menurun lebih dari ekspektasi di bulan Februari, turun dibawah 10 juta pertama kali sejak Juni 2021.

Selain itu data  pesanan baru untuk barang-barang manufaktur AS turun lebih dari yang diperkirakan pada bulan Februari.

Pelemahan sektoral dipimpin oleh saham baja  dengan NYSE Arca Steel Index anjlok 4,1 persen setelah ditutup lebih tinggi selama delapan sesi berturut-turut.

Saham energi juga menyumbang pelemahan cukup besar dengan  Philadelphia Oil Service Index anjlok 2,9 persen dan NYSE Arca Oil Index turun 2,7 persen.

Demikian saham perbankan alami  penurunan yang signifikan hingga menyeret KBW Bank Index turun sebesar 2,0 persen.