Wall Street Mixed Setelah Data PCE Index, Nasdaq Tetap Kuat 5 Hari Berturut

441
wall street

(Vibiznews – Index) – Terjadi aksi ambil untung jelang akhir perdagangan bursa saham AS Jumat dinihari (1/9) yang lemahkan mayoritas indeks Wall Street dari puncak tertingginya.

Hanya indeks Nasdaq yang bertahan positif dan bertahan di puncak tertinggi 1 bulan, Dow Jones dan S&P500 ditutup koreksi setelah awal sesi melonjak tinggi.

Nasdaq naik tipis 0,1% menjadi 14.034,97 ditutup lebih tinggi untuk 5 sesi berturut-turut, Dow Jones turun  0,5% pada 34.721,91 dan S&P 500  tergelincir  0,2% menjadi 4.507,66.

Lonjakan awal indeks Wall Street menerima sentimen positif dari rilis data PCE index bulan Juli yang moderat untuk 2 bulan berturut-turut, memberikan landasan yang kuat bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah pada bulan depan.

Data PCE yang mengukut tingkat pertumbuhan harga konsumen tahunan meningkat menjadi 3,3% pada bulan Juli dari 3% sebelumnya.

Pembacaan inflasi juga menunjukkan harga konsumen naik 0,2 persen secara bulanan di bulan Juli, sesuai dengan kenaikan di bulan Juni serta perkiraan ekonom.

Aksi ambil untung dipicu oleh proyeksi pasar akan data NFP AS bulan Agustus yang dirilis hari ini menunjukkan perlambatan dari peningkatan periode bulan sebelumnya.

Pergerakan sektor mixed dengan penguatan dipimpin oleh saham jaringan  yang mendorong NYSE Arca Networking Index naik 3,1%.

Saham Ciena memimpin sektor ini lebih tinggi, melonjak sebesar 15,8% setelah melaporkan hasil fiskal kuartal ketiga yang lebih baik dari perkiraan.

Penguatan yang signifikan juga terlihat pada saham-saham perangkat keras komputer, sebagaimana tercermin dari kenaikan 1,2%  oleh NYSE Arca Computer Hardware Index.

Sebaliknya terjadi pelemahan pada saham-saham transportasi  sehingga menyeret Dow Jones Transportation Average turun 1,3%.

Saham-saham tembakau, layanan kesehatan, dan emas juga alami pelemahan yang membebani Dow Jones dan S&P500.