(Vibiznews – Index) – Perdagangan saham Jepang hari Jumat (8/9) alami tekanan setelah rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal kedua dibawah ekspektasi pasar.
Indeks harian nikkei turun ke penutupan terendah sepekan lebih dan secara mingguan alami kerugian setelah 2 pekan berturut sebelumnya cetak gain.
Nikkei semakin lemah karena laporan pertumbuhan PDB Jepang kuartal kedua lebih rendah dari ekspektasi sebelumnya.
Lihat: Ekspansi Perekonomian Jepang Q2-2023 Dibawah Ekspektasi
Aksi ambil untung investor terhadap saham-saham Nikkei yang harganya sudah overbought pada awal pekan juga berlanjut.
Indeks harian Nikkei ditutup turun 1,16% menjadi ditutup pada 32,607 dan untuk indeks Topix turun 1,02% menjadi 2,359. Secara mingguan Nikkei turun 0,32%.
Demikian untuk indeks Nikkei berjangka bulan Desember 2023 bergerak negatif dengan penutupan yang turun 1,07% pada posisi 32420.
Hampir semua sektor melemah dengan penurunan signifikan dari saham kapital besar seperti Tokyo Electron (-3.8%), Fast Retailing (-1.3%), Sony Group (-2%), dan Hitachi (-1.5). %).



