(Vibiznews – Forex) Posisi indeks dolar sedikit terkoreksi setelah sebelumnya rebound dari posisi terendah sepekan pada perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (14/9).
Demikian terhadap mayoritas rival utamanya dolar AS bergerak lebih rendah setelah menguat pada perdagangan sebelumnya.
Laju dolar dibayangi oleh rilis tingginya data inflasi AS terbaru dapat mengurangi pandangan hawkish The Fed terhadap suku bunga.
The Fed lebih menekankan tren perlambatan inflasi inti ketika menetapkan kebijakan dan terus melihat risiko naik terhadap inflasi utama yang mendorong kenaikan harga minyak.
Pasar tetap yakin bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga stabil lagi pada 20 September, namun peluang peningkatan 0,25 poin pada akhir tahun adalah sekitar 40%.
Indeks harian dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap semua rival utamanya tertekan di kisaran 104,69 setelah sempat tertekan di 104.56 sebelumnya.
EURUSD
Terpantau kini pair rebound ke 1,0738 dengan rentang support harian berada di 1.0703 – 1.0660 dan rentang resisten di 1.0760 – 1.0810.
GBPUSD
Konsolidasi di posisi 1.2486 dengan rentang support harian berada di 1.2445 – 1.2404 dan rentang resisten di 1.2530 – 1.2590.
USDJPY
Sedang koreksi di kisaran 147.34 dengan rentang support harian berada di 147,05 -146,58 dan rentang resisten berada di 147,75 -148,18.
AUDUSD
Sedang kuat di 0.6430 dengan rentang support berada di 0.6385 – 0.6346 dan resisten di 0.6464 – 0.6508.



