(Vibiznews – Indeks) – Penguatan harga saham di bursa Hong Kong tidak berlanjut dan alami tekanan jual signifikan pada perdagangan hari Rabu (20/9).
Indeks harian Hang Seng turun ke kisaran terendah dalam sebulan terseret oleh laporan bahwa saham-saham Tiongkok yang terdaftar di AS alami penurunan terbesar dalam hampir 10 tahun terakhir.
Keputusan PBoC untuk mempertahankan suku bunga pinjaman utama selama bulan September tidak banyak mengangkat sentimen, karena prospek perekonomian Tiongkok secara keseluruhan masih suram.
Sementara itu investor juga akan memantau dengan cermat proyeksi ekonomi baru, terutama karena kenaikan harga minyak mengancam akan mendorong inflasi.
Indeks Hang Seng ditutup turun 0,62% pada 17,885.60 dengan indeks saham Cina Enterprise (HSCE) negatif dengan anjlok 0,86% ke posisi 6,181.73.
Demikian untuk indeks Hang Seng berjangka bulan September 2023 bergerak negatif dengan ditutup turun 0,43% di posisi 17926.
Kerugian hampir terjadi di semua sektor, dengan sektor teknologi, konsumen, dan properti berada di posisi terbawah.
Sektor keuangan hampir datar setelah bank sentral Tiongkok mempertahankan suku bunga pinjaman utama selama bulan September.
Saham yang menekan Hang Seng seperti Shengjing Bank (-4.5%), Miniso Group (-4%), Wuxi Biologics (-3.3%), SenseTime Group (-2.1%), dan Meituan (-1.9%).



