Indeks Kospi Selasa Berakhir Turun; Saham Hyundai Motor dan Korea Air Merosot

429
kospi korsel

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Seoul ditutup lebih rendah pada hari Selasa dengan kehati-hatian mencermati konflik militer di Timur Tengah.

Indeks Kospi turun 6,15 poin, atau 0,3 persen, menjadi ditutup pada 2.402,58.

Indeks Kospi dibuka lebih tinggi, mengikuti kenaikan di Wall Street, didorong oleh komentar dovish pejabat Federal Reserve terhadap suku bunga.

Volume perdagangan tergolong moderat yaitu sebanyak 410,31 juta lembar saham senilai 9,3 triliun won (US$6,9 miliar), dengan saham yang melemah melampaui saham yang naik sebanyak 626 berbanding 259.

Semalam, Dow Jones Industrial Average naik 0,6 persen menjadi 33,604.65, dan NASDAQ Composite yang padat teknologi naik 0,4 persen menjadi 13,484.24.

Institusi membeli saham senilai 587,38 miliar won, mengimbangi penjualan saham asing dan individu senilai 585 miliar won.

Di Seoul, saham-saham berkapitalisasi besar diperdagangkan beragam.

Pemimpin pasar Samsung Electronics Co naik 0,6 persen menjadi 66.400 won, pembuat peralatan rumah tangga terkemuka LG Electronics Inc. melonjak 7 persen menjadi 105.100 won, dan penyedia layanan nirkabel nomor satu SK Telecom Co. naik 2,2 persen menjadi 49.400 won.

Di antara saham-saham yang mengalami penurunan, produsen mobil terkemuka Hyundai Motor Co. turun 2 persen menjadi 188.400 won, maskapai nasional Korea Air Co. turun 2,6 persen menjadi 20.500 won, dan KG Mobility, yang sebelumnya dikenal sebagai SsangYong Motor Co., merosot 3,3 persen menjadi 6.010 won. .

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Kospi akan mencermati hasil penutupan bursa Wall Street yang jika berakhir naik, akan memberikan sentimen positif bagi indeks Kospi.