Bursa Jepang Selasa Berakhir Turun; Saham Toyota Merosot

491

(Vibiznews – Index) Bursa saham Jepang pada hari Selasa berakhir turun tajam dari level tertinggi enam minggu karena kehati-hatian mendominasi sentimen global di tengah lemahnya data perdagangan China dan kenaikan suku bunga dari bank sentral Australia.

Indeks Nikkei 225 turun 1,34% menjadi ditutup pada 32.272, sedangkan Indeks Topix turun 1,17% menjadi 2.333.

Pekan lalu, saham Jepang melonjak sekitar 3% setelah Bank of Japan berjanji untuk dengan sabar mempertahankan kebijakan moneternya yang akomodatif dan hanya melakukan sedikit penyesuaian terhadap pengendalian kurva imbal hasil.

Saham-saham domestik juga mengikuti kenaikan tajam di Wall Street di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan menghentikan kenaikan suku bunganya.

Kerugian signifikan terlihat dari indeks kapital besar seperti Toyota Motor (-0.5%), Mitsubishi Heavy Industries (-2.4%), Tokyo Electron (-1.4%), Keyence (-2.7%) dan Advantest (-1.8%).

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, bursa saham Jepang akan mencermati hasil penutupan bursa Wall Street, yang jika berakhir naik akan menguatkan bursa saham Jepang. Sebaliknya jika berakhir turun, akan menekan bursa saham Jepang.