ECB Pertahankan Suku Bunga Tetap; Revisi Turun Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi

449

(Vibiznews – Economy & Business) Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis mempertahankan suku bunga stabil untuk pertemuan kedua berturut-turut, dan merevisi perkiraan pertumbuhannya lebih rendah.

ECB mempertahankan kebijakannya tidak berubah seiring penurunan tajam inflasi zona euro, sementara investor mengejar sinyal kapan penurunan suku bunga pertama akan dilakukan dan menilai rencana ECB untuk mengecilkan neraca keuangannya.

“Keputusan Dewan Pengurus di masa depan akan memastikan bahwa tingkat kebijakannya akan ditetapkan pada tingkat yang cukup ketat selama diperlukan,” kata ECB dalam sebuah pernyataan.

ECB memproyeksikan PDB meningkat 0,6% pada tahun 2023, dari perkiraan sebelumnya sebesar 0,7%. Selanjutnya PDB akan meningkat sebesar 0,8% pada tahun 2024, dari sebelumnya 1%. Perkiraan untuk tahun 2025 tidak berubah, yaitu sebesar 1,5%.

Sementara itu, inflasi umum diperkirakan rata-rata sebesar 5,4% pada tahun 2023, 2,7% pada tahun 2024, dan 2,1% pada tahun 2025. Sebelumnya ECB memperkirakan angka inflasi sebesar 5,6% pada tahun ini, 3,2% pada tahun 2024, dan 2,1% pada tahun 2025. ECB kini juga merilis perkiraan baru untuk tahun 2026 sebesar 1,9%.

Keputusan tersebut mempertahankan suku bunga acuan bank sentral pada rekor tertinggi sebesar 4%.

Inflasi tahun-ke-tahun zona Euro telah melambat dari 10,6% pada Oktober 2022 menjadi 2,4% pada pembacaan terbaru di bulan November. Hal ini membuat target 2% ECB dapat tercapai, bahkan ketika para pejabat mencatat adanya ancaman bahwa tekanan upah dan volatilitas pasar energi akan menyebabkan potensi kebangkitan kembali perekonomian.

Hal ini juga memicu spekulasi pemotongan suku bunga tahun depan, dengan beberapa analis dan analis pasar memperkirakan pemangkasan produksi bisa dilakukan sebelum musim panas. Presiden ECB Christine Lagarde sejauh ini menegaskan masih terlalu dini untuk memikirkan pemotongan suku bunga, dan mengatakan bahwa kumpulan data penting mengenai upah perlu dipantau awal tahun depan.