Indeks Hang Seng Kamis Ditutup Naik Tipis; Sektor Properti Naik, Sektor Teknologi Turun

510
Foto : Vibizmedia

(Vibiznews – Index) Indeks Hang Seng berakhir naik tipis pada hari Kamis setelah mencerna laporan dari Wall Street Journal bahwa pemerintah AS sedang mempertimbangkan menaikkan tarif pada beberapa barang China, termasuk mobil listrik.

Indeks Hang Seng berakhir naik tipis 0,04%di 16.621,13.

Kenaikan harga saham berjangka AS tidak banyak meningkatkan sentimen, dengan beberapa pedagang khawatir bahwa tahun baru dapat membawa kesulitan baru dalam hubungan antara Beijing dan Washington.

Investor juga berhati-hati menjelang angka inflasi Hong Kong untuk bulan November hari ini. Pembacaan dari bulan sebelumnya menunjukkan harga konsumen di kota tersebut naik paling tinggi dalam 13 bulan sebesar 2,7% menyusul berakhirnya konsesi tarif dan keringanan utang sewa rumah.

Keuntungan dari sektor properti diimbangi oleh kerugian dari sektor teknologi, sementara sektor keuangan dan konsumen melemah. Wharf Real Estate Investment dan ZTO Express masing-masing naik sebesar 4,0% dan 3,0%; sementara Li Auto merosot 4,9% dan Sunny Optical Tech. tergelincir 1,6%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Hang Seng akan mencermati data GDP Growth Rate Q3 AS yang jika terealisir naik dan menguatkan bursa Wall Street, akan memberikan sentimen positif bagi indeks Hang Seng.