Pelemahan Kospi 5 Februari Hiraukan Naiknya PDB Korea Selatan

361

(Vibiznews – Indeks) – Indeks saham Korea Selatan ditutup lebih rendah pada hari Selasa (5/3/2024) karena aksi ambil untung setelah 7 sesi berturut-turut menguat.

Indeks harian Kospi retreat di kisaran tertinggi dalam hampir 2 pekan, dengan komposisi 602 saham melemah dan hanya 282 saham menguat.

Sentimen tertekan oleh anjloknya saham di Wall Street semalam sambil mewaspadai kebijakan ekonomi Tiongkok dari pertemuan komite nasional Beijing.

Pelemahan di Kospi menghiraukan rilis data PDB Korea Selatan yang meningkat 2,2% pada kuartal keempat tahun 2023 dari tahun sebelumnya, tetap konsisten dengan perkiraan sebelumnya.

Indeks harian Kospi ditutup turun 0,93% menjadi 2.649,4, demikian indeks Kospi 200 berjangka ditutup turun 0,34% ke posisi 357.59.

Saham teknologi yang membebani seperti saham SK Hynix turun lebih dari 1% dan Naver turun 4,41%.

Saham farmasi yang terpukul seperti Celltrion yang anjlok lebih dari 5% karena hasil pendapatan kuartal keempat yang buruk, dan Samsung Biologics anjlok lebih dari 3%.

Pergerakan sebaliknya terlihat pada saham produsen mobil Hyundai Motor naik 1,01% dan saham Hanwha Investment & Securities melonjak 3,49% menyusul kenaikan kuat dalam mata uang kripto baru-baru ini.