Wall Street Awal Pekan Mixed; Nasdaq Cetak Rekor Baru dan Dow Jones Mundur dari Rekor

430

(Vibiznews – Index) – Terjadi aksi ambil untung pada perdagangan saham Wall Street awal pekan yang berakhir Selasa dinihari (21/5/2024) hingga menekan Dow Jones mundur dari rekor.

Namun 2 indeks utama lainnya berakhir positif dengan Nasdaq yang sarat saham teknologi mencetak rekor penutupan tertinggi baru.

Nasdaq ditutup naik 0,7% pada 16.794,87, indeks S&P 500 juga naik 0,1% menjadi 5.308,13, namun untuk Dow Jones turun 0,5% menjadi 39.806,77.

Kenaikan Nasdaq mencerminkan kekuatan di sektor teknologi, dengan saham semikonduktor menunjukkan kinerja yang sangat kuat hari ini.

Kuatnya saham-saham semikonduktor seperti Micron Technology dan Nvidia membuat Indeks Semikonduktor Philadelphia melonjak sebesar 2,2% ke penutupan tertinggi dalam 2 bulan.

Produsen chip Micron Technology memimpin kenaikan sektor tersebut dengan melonjak sebesar 3% setelah Morgan Stanley meningkatkan peringkat saham perusahaan tersebut menjadi Equal Weight dari Underweight.

Demikian Nvidia juga melonjak sebesar 2,5% menjelang rilis hasil fiskal kuartal pertama setelah penutupan perdagangan pada hari Rabu.

Nasdaq juga disupport lonjakan saham produsen chip lainnya seperti Applied Materials (+3.7%), KLA Corporation (+3.3%), dan Micron Technology (+2.9%).

Mundurnya Dow Jones dari rekor dibebani anjloknya saham JPMorgan Chase dan Target; JPMorgan Chase anjlok sebesar 4,5% setelah CEO Jamie Dimon sampaikan rencana pensiun dalam waktu kurang dari 5 tahun.

Saham Target anjlok 2,2% setelah mengumumkan akan memotong harga sekitar 5.000 barang yang sering dibeli untuk menarik konsumen.

Saham-saham emas juga menunjukkan penguatan yang signifikan karena harga logam mulia mencapai rekor tertinggi baru, sementara saham-saham perbankan dan saham-saham telekomunikasi bergerak ke bawah.

Namun, perdagangan secara keseluruhan tetap tenang karena investor tampaknya enggan untuk membuat taruhan yang lebih signifikan di tengah kurangnya data ekonomi utama AS pada hari itu.

Kalender ekonomi masih relatif sepi sepanjang minggu ini, meskipun laporan pesanan barang tahan lama dan penjualan rumah baru dan lama mungkin menarik perhatian seiring dengan risalah pertemuan Fed terbaru.