IHSG Kamis Pagi Rebound 1% ke 7.022; Bangkit dari Level 7 Bulan Terendahnya

438
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis pagi ini (6/6), terpantau rebound cukup signfikan 74,815 poin (1,08%) ke level 7.022,485 setelah dibuka naik ke level 6.988,851.

IHSG bergerak bangkit kuat dari oversold di 7 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias menguat di antara harapan ECB (Eropa) akan memangkas suku bunganya hari ini, serta mengikuti Wall Street yang semalam berakhir menguat dengan Nasdaq dan S&P500 mencetak rekor barunya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat 0,19% atau 31 poin ke level Rp 16.275, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah menanjak 2 hari di sesi global sebelumnya; dalam konsolidasi menjelang rilis NFP setelah semalam diangkat data sektor jasa AS yang menguat.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.306, serta terpantau berupaya rebound dari oversold-nya di level 18 bulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 41,181 poin (0,59%) ke level 6.988,851. Sedangkan indeks LQ45 naik 9,250 poin (1,05%) ke level 890,950. Pagi ini IHSG menguat 74,815 poin (1,08%) ke level 7.022,485. Sementara LQ45 terlihat naik 1,21% atau 10,643 poin ke level 892,343.

Tercatat saat ini sebanyak 271 saham naik, 128 saham turun dan 175 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street semalam berakhir dengan ketiga indeks acuannya menguat, bahkan S&P500 dan Nasdaq mencetak rekor tertinggi barunya. Sedangkan, bursa regional pagi ini bias menguat di antaranya Nikkei yang menguat 0,91%, dan Hang Seng yang naik 0,51%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bangkit dari oversold di sekitar 7 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias menguat di antara harapan ECB (Eropa) akan memangkas suku bunganya hari ini.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan di zona hijau, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.149 dan 7.308. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.934, dan bila tembus ke level 6.893.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group