(Vibiznews – Bonds) Imbal hasil Treasury AS bergerak naik pada hari Kamis mempertimbangkan rilis data ekonomi terbaru dan prospek penurunan suku bunga.
Imbal hasil Treasury 10-tahun naik lebih dari satu basis poin menjadi 4,305%.
Imbal hasil Treasury 2-tahun naik dua basis poin lebih tinggi menjadi 4,751%.
Data yang dirilis pada hari Rabu oleh ADP menunjukkan bahwa gaji swasta sebesar 152.000 pada bulan Mei, di bawah perkiraan sebesar 175.000. Awal pekan ini, angka lowongan pekerjaan untuk bulan April mencapai 8,059 juta, terendah dalam tiga tahun.
Investor juga mempertimbangkan data yang memberikan petunjuk baru mengenai keadaan perekonomian. Indeks manajer pembelian ISM untuk sektor jasa, yang dirilis pada hari Rabu, naik menjadi 53,8 pada bulan Mei, di atas perkiraan sebelumnya sebesar 50,7. angka di atas 50 menunjukkan perluasan sektor ini.
Pasar juga menantikan laporan pekerjaan bulan Mei yang dijadwalkan akhir minggu ini yaitu Non Farm Payrolls dan tingkat pengangguran AS, untuk memberikan wawasan mengenai keadaan pasar tenaga kerja.
Pada hari Kamis, data impor dan ekspor serta angka klaim pengangguran awal mingguan akan dirilis.
Di tempat lain, Bank Sentral Eropa akan mengumumkan penurunan suku bunga pertamanya sejak tahun 2019, bahkan ketika tekanan inflasi di zona euro masih berlanjut.
Federal Reserve akan mengadakan pertemuan minggu depan, namun penurunan suku bunga di AS diperkirakan baru akan dimulai pada akhir tahun ini.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, imbal hasil Treasury AS akan mencermati data klaim pengangguran AS minggu lalu, yang jika terealisir meningkat akan memunculkan sentimen pelemahan pasar tenaga kerja dan memberikan pertimbangan The Fed menurunkan suku bunga, dan ini akan dapat menekan imbal hasil Treasury AS.



