(Vibiznews – Index) Bursa saham Jepang pada hari Kamis berakhir turun mengikuti pelemahan bursa Wall Street.
Indeks Nikkei 225 turun 0,74% hingga ditutup pada level 34.831 sementara Indeks Topix yang lebih luas turun 1,11% menjadi 2.462.
Ringkasan pendapat dari pertemuan kebijakan Bank of Japan pada bulan Juli juga mengungkapkan bahwa beberapa anggota menyerukan perlunya terus menaikkan suku bunga, dengan satu mengatakan suku bunga harus dinaikkan setidaknya hingga 1%.
Di sisi ekonomi, data menunjukkan bahwa surplus transaksi berjalan Jepang melebar pada bulan Juni karena pertumbuhan ekspor melampaui impor.
Saham teknologi dan terkait AI memimpin penurunan, dengan kerugian tajam dari Disco Corp (-4,1%), SoftBank Group (-4,1%), Advantest (-4,1%), Keyence (-4,3%) dan Hitachi (-4,5%).
Sementara itu, Lasertec melonjak 22,6% setelah produsen peralatan semikonduktor itu membukukan hasil yang lebih baik dari perkiraan untuk kuartal kedua.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, bursa Jepang akan mencermati hasil penutupan bursa Wall Street, yang jika berakhir naik, akan menguatkan bursa Jepang. Namun jika berakhir turun, akan memberikan sentimen bearish bagi bursa Jepang.



