Dolar AS Selasa Turun Tipis Tertekan Penguatan Poundsterling

213
dolar AS

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS bergerak turun tipis pada hari Selasa terpicu penguatan Poundsterling.

Indeks dolar AS turun tipis sebesar -0,07%.

Kekuatan Poundssterling Inggris membebani dolar AS, dimana Poundsterling menguat ke level tertinggi dalam lebih 2 tahun hari ini.

Namun kenaikan imbal hasil Treasury AS yang lebih tinggi membatasi penurunan dolar.

Selain itu, meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah mendukung permintaan safe haven untuk dolar.

Sedangkan data ekonomi AS hari ini beragam untuk dolar.

Pertumbuhan indeks harga rumah komposit-20 AS SP CoreLogic bulan Juni melambat ke level terendah 6 bulan sebesar +6,47% thn/thn dari +6,88% thn/thn pada bulan Mei tetapi lebih kuat dari ekspektasi sebesar +6,14% thn/thn.

Indeks keyakinan konsumen AS bulan Agustus dari Conference Board naik +1,4 ke level tertinggi 6 bulan sebesar 103,3, lebih kuat dari ekspektasi sebesar 100,7.

Survei manufaktur Richmond Fed AS bulan Agustus secara tak terduga turun -2 ke level terendah dalam 4-1/4 tahun di -19 dibandingkan ekspektasi kenaikan ke -14.

Pasar memperkirakan peluang sebesar 100% untuk penurunan suku bunga -25 bp pada pertemuan FOMC 17-18 September dan sebesar 27% untuk penurunan suku bunga -50 bp pada pertemuan tersebut.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, dolar AS akan bergerak turun terpicu penguatan Poundsterling dan data ekonomi AS yang mixed.