(Vibiznews – Index) – Usaha bursa saham Jepang memangkas kerugiannya pada perdagangan hari Selasa (10/9/2024) tidak berhasil setelah sempat rebound awal sesi.
Indeks harian Nikkei dan Topix berada penutupan terendah dalam 4 pekan setelah 6 hari berturut alami kerugian.
Pelemahan di Nikkei berlanjut karena investor bersikap hati-hati menjelang data inflasi AS yang dapat memengaruhi keputusan suku bunga Federal Reserve minggu depan.
Indeks harian Nikkei ditutup turun 0,16% pada posisi 36.159,16, demikian indeks Topix turun 0,35% pada level 2.576,54.
Untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Desember 2024 turun 0,22% pada posisi 35940.
Saham-saham unggulan yang menekan Nikkei seperti Fast Retailing (-0,6%), Mercari (-1,2%) dan Nippon Tel (-2,6%).
Saham Daiichi Sankyo anjlok 8,6% setelah obat eksperimental farmasi Jepang tersebut, yang dikembangkan bersama dengan AstraZeneca, tidak menunjukkan peningkatan signifikan selama uji coba pada pasien kanker paru-paru.



