(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (17/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau menguat, menambah gain dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia bangkit terbatas setelah tergerus di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini ini menguat 0,06% atau 10 poin ke level Rp 16.425 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.435. Rupiah terpantau fluktuatif di bawah area 2,5 minggu tertingginya, menjelang pengumuman BI Rate.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 16.380 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.430, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 16.425.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia bangkit terbatas setelah tergerus di sesi global sebelumnya, naik perlahan dari 11 minggu terendahnya menjelang rilis suku bunga the Fed pada malam ini.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke 96,70, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,65.
Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi pertama menguat 22,537 poin (0,28%) ke level 7.980,233, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed menjelang rilis suku bunga the Fed malam ini yang diestimasikan turun, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi dari posisi rekor sebelumnya.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.470 – Rp16.343.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



