(Vibiznews – Index) – Bursa saham Jepang alami kerugian untuk hari kedua berturut imbas aksi jual cukup signifikan saham-saham terkait AI pada perdagangan hari Selasa (16/12/2025).
Indeks harian Nikkei turun ke posisi terendah dalam 2 pekan mengikuti aksi jual di Wall Street yang dipicu oleh kekhawatiran bubble AI.
Sentimen juga masih waspada menjelang kenaikan suku bunga Bank of Japan yang banyak diperkirakan akhir pekan ini, didukung oleh data ekonomi yang kuat baru-baru ini.
Indeks harian Nikkei turun 1,6% dan berakhir di 49.373,25, namun indeks Topix turun 1,8% menjadi 3.370,50.
Sementara itu untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Maret 2026 turun 1,55% pada posisi 49460.
Saham-saham teknologi dan terkait AI memimpin penurunan, dengan kerugian tajam pada SoftBank Group (-1,7%), Kioxia Holdings (-5,6%), Fujikura (-6,7%), Disco Corp (-2,9%), dan Advantest (-1,4%).
Tekanan jual juga terlihat di saham-saham keuangan, konsumen, dan industri besar, termasuk Mitsubishi UFJ (-3,2%), Sony Group (-1,6%), dan Mitsubishi Heavy Industries (-2,7%).



