(Vibiznews-Forex) – Posisi yen dalam pair USDJPY bergerak rebound dari koreksi rally sebelumnya pada perdagangan forex sesi Asia hari Kamis (17/12/2025) jelang pengumuman kebijakan moneter BOJ.
Sebelumnya yen Jepang dibuka di posisi yang lemah karena komentar hati-hati dari Gubernur Federal Reserve (Fed) Christopher Waller. Waller mengatakan bahwa bank sentral AS tidak terburu-buru untuk memangkas suku bunga.
Bank sentral Jepang (BOJ) akan menaikkan suku bunganya, diperkirakan akan menaikkan suku bunga menjadi 0,75% dari 0,5% pada pertemuan kebijakan dua hari yang berakhir pada hari Jumat. Langkah ini akan membawa suku bunga acuan ke level tertinggi dalam tiga dekade.
Gubernur BoJ Kazuo Ueda menegaskan kembali pekan lalu bahwa kemungkinan terwujudnya prospek ekonomi dan harga dasar bank sentral telah meningkat secara bertahap.
Secara teknikal pair USDJPY bergerak turun mendekati area support dan menurut analyst Vibiz Research Center pair akan tembus posisi supportnya.
Pair kini berada di posisi 155,41 yang meluncur menuju posisi 154,83, jika tembus lanjut ke support lemahnya di S2.
Namun jika pair tidak sampai menembus 155.20, berpotensi balik naik menuju 155,67, jika tembus lanjut ke resisten kuatnya di R1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 157.30 | 156.52 | 156.06 | 155.28 | 154.83 | 154.06 | 153.60 |



