(Vibiznews – Index) – Bursa saham Jepang ditutup mixed pada perdagangan hari Kamis (15/1/2026) dengan hanya Topix bertahan melanjutkan posisi rekor terbarunya.
Indeks harian Nikkei mundur dari posisi rekor tertinggi sepanjang masa oleh berbaliknya sentimen setelah kerugian semalam di Wall Street dengan saham teknologi berada di bawah tekanan.
Sentimen buruk yang membebani sektor teknologi disebabkan pemberitaan Presiden AS Donald Trump menandatangani aturan yang memberlakukan tarif 25% pada chip AI tertentu dengan alasan keamanan nasional.
Indeks harian Nikkei turun 0,42% menjadi 54.110, namun untuk indeks Topix naik 0,68% menjadi 3.669.
Sementara itu untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Maret 2026 turun 0,26% pada posisi 54200.
Secara sektoral, saham teknologi yang memimpin pelemahan Nikkei seperti Advantest (-2,5%), SoftBank Group (-4,9%), dan Disco Corp (-1,5%).
Namun saham keuangan dan konsumen sebagian besar naik seperti Mitsubishi UFJ (2,9%) dan Nintendo (2,3%).



