Rekomendasi Forex Dolar AS 19 Januari 2026 : Terancam Penguatan Mata Uang Safe Haven Saingannya Terpicu Ketegangan Dagang AS-Eropa

115

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS berakhir naik pada akhir pekan hari Jumat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan keengganannya untuk menominasikan Kevin Hassett sebagai Ketua Fed yang dipandang oleh pasar sebagai kandidat yang paling lunak, sehingga menominasikan seseorang seperti Kevin Warsh, yang dikenal sebagai pendukung kebijakan moneter ketat, akan mendukung dolar.

Indeks dolar AS ditutup naik 0,07% pada 99,39.

Dolar AS juga mendapat dukungan dari laporan produksi manufaktur AS bulan Desember yang lebih kuat dari perkiraan.

Produksi manufaktur AS bulan Desember secara tak terduga naik +0,2% m/m, lebih kuat dari ekspektasi penurunan -0,1% m/m. Selain itu, produksi manufaktur November direvisi naik menjadi +0,3% m/m dari yang sebelumnya dilaporkan tidak berubah m/m.

Dolar AS awalnya bergerak lebih rendah karena yen menguat setelah komentar hawkish dari Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama, yang mengatakan pemerintah Jepang siap mengambil “tindakan berani” untuk menghentikan penurunan yen.

Dolar juga jatuh ke titik terendahnya setelah indeks pasar perumahan NAHB Januari secara tak terduga menurun.

Indeks pasar perumahan NAHB AS pada Januari secara tak terduga turun -2 menjadi 37, lebih lemah dari ekspektasi kenaikan menjadi 40.

Pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar -25 basis poin pada pertemuan FOMC berikutnya pada 27-28 Januari hanya sebesar 5%.

Pada hari Sabtu, Presiden AS Donald Trump mengatakan akan mengenakan tarif 10% pada barang-barang dari delapan negara Eropa mulai 1 Februari karena penentangan mereka terhadap kendali Amerika atas Greenland. Tarif tersebut dapat naik menjadi 25% pada 1 Juni jika tidak tercapai kesepakatan tentang pembelian Greenland secara lengkap dan total.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat turun, dapat tertekan mata uang terkait safe haven seperti Yen Jepang dan Franc Swiss seiring ketegangan Perdagangan AS-Eropa terkait Greenland. Indeks dolar AS diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 99,21-99,02. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 99,53-99,66.