Rekomendasi Forex Dolar AS 20 Januari 2026 : Terancam Penguatan Mata Uang Safe Haven; Cermati Data ADP

146

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS berakhir turun pada hari Senin, mundur dari level tertinggi beberapa minggu, terbebani penguatan mata uang safe haven saingannya seperti yen Jepang dan franc Swiss, setelah ketegangan perdagangan AS dengan negara-neara Erop terkait Greenland.

Indeks dolar AS ditutup turun 0,35% pada 99,04.

Presiden AS Donald Trump mengancam delapan negara Eropa dengan tarif baru untuk menguasai Greenland. Negara-negara tersebut adalah Jerman, Inggris, Prancis, Denmark, Norwegia, Swedia, Belanda, dan Finlandia, menghadapi potensi tarif 10% mulai 1 Februari, meningkat menjadi 25% pada bulan Juni kecuali kesepakatan tercapai.

Para pemimpin Eropa membahas kemungkinan tindakan balasan, termasuk menghidupkan kembali rencana tahun lalu untuk mengenakan tarif pada barang-barang AS, sementara Presiden Prancis Emmanuel Macron dilaporkan mendesak para pemimpin lainnya untuk mengaktifkan instrumen anti-paksaan Uni Eropa.

Dolar AS awalnya menguat terhadap euro dan poundsterling sebelum berbalik tajam karena investor mempertimbangkan potensi dampak langkah Trump terhadap ekonomi AS.

Malam nanti akan dirilis data ADP Employment Change Weekly.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat turun, dengan peningkatan permintaan safe haven terkait ketegangan Perdagangan AS-Eropa terkait Greenland, yang dapat menguatkan mata uang safe haven seperti Yen Jepang dan Franc Swiss. Juga jika malam nanti data ADP Employment Change Weekly terealisir turun, akan menekan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 98,87-98,71. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 99,33-99,63.