Rekomendasi Forex EUR/USD 20 Januari 2026 : Ketegangan Perdagangan AS-Eropa Munculkan Kekhawatiran Tekanan Ekonomi

147

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir menguat pada hari Senin terpicu pelemahan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD berakhir naik 0,41% pada 1.1646.

Euro sedikit menguat, pulih dari titik terendah tiga bulan sebelumnya di $1,158, terdukung pelemahan dolar AS menyusul ancaman tarif baru dari Presiden AS Donald Trump. Trump yang menyatakan akan memberlakukan tarif 10% pada beberapa negara Eropa dalam upaya untuk menekan Denmark agar menjual Greenland ke AS.

Namun, penguatan Euro dibatasi oleh meningkatnya kekhawatiran atas dampak politik dan geopolitik yang serius dari langkah tersebut. Inggris dan Jerman, yang memiliki eksposur ekspor terbesar ke AS, akan menjadi yang paling terpengaruh: tarif 10% dapat mengurangi sekitar 0,1% dari PDB, sementara bea masuk 25% dapat mengurangi output sebesar 0,2%–0,3%.

Sementara itu, Uni Eropa sedang mempertimbangkan langkah-langkah pembalasan yang luas, termasuk pengenaan tarif pada barang-barang AS.

Sore nanti akan dirilis data ZEW Economic Sentiment Index Januari Jerman dan Zona Euro, yang keduanya diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS. Juga mencermati ketegangan perdagangan AS-Eropa yang dapat memunculkan kekhawatiran tekanan ekonomi, yang dapat menekan Euro. Namun jika sore nanti ZEW Economic Sentiment Index Januari Jerman dan Zona Euro, keduanya terealisir meningkat, akan dapat menguatkan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1600-1.1555. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1670-1.1695.