Forex USDJPY 20 Januari 2026: Yen Berbalik Kuat Lawan Dolar AS oleh Rebound JGB

154
yen usdjpy

(Vibiznews-Forex) – Posisi yen dalam pair USDJPY berbalik menguat pada perdagangan forex sesi Eropa hari Selasa (20/1/2026) di tengah pergerakan dolar AS yang lemah terhadap semua rival utamanya.

Yen Jepang alami pelemahan lanjutan sejak sesi Asia akibat anjloknya obligasi pemerintah  menyusul pengumuman Perdana Menteri Takaichi tentang pemilihan umum dan agenda pro-stimulus termasuk keringanan pajak makanan selama dua tahun.

Di sesi Eropa posisi yen berbalik akibat sentimen  ancaman tarif baru dari Presiden AS Trump yang terus menekan dolar. Dan posisi imbal hasil obligasi JGB juga rebound dan mendukung yen.

Presiden Trump mengisyaratkan bahwa Eropa kemungkinan tidak akan  terlalu banyak melawan setelah memperingatkan pada akhir pekan bahwa ia dapat mengenakan tarif tambahan pada 8 negara Eropa kecuali AS diizinkan untuk  membeli Greenland.

Anjloknya imbal hasil obligasi pemerintah Jepangh karena kekhawatiran atas pelonggaran lebih lanjut disiplin fiskal Jepang setelah  Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengkonfirmasi rencana untuk membubarkan majelis rendah parlemen pada 23 Januari, dengan kampanye resmi dimulai pada 27 Januari dan pemungutan suara pada 8 Februari.

Takaichi juga memperkuat agenda pro-stimulusnya dengan menjanjikan keringanan pajak penjualan 8% untuk makanan selama dua tahun jika ia menang.

Secara teknikal pair USDJPY bergerak lemah di area supportnya dan menurut analyst Vibiz Research Center pair akan menembus ke posisi support kuatnya.

Pair kini berada di posisi 157,70 yang mencoba mendaki ke posisi 157.88, jika tembus lanjut  ke resisten kuat di posisi 158,34.

Namun jika pair tidak sampai menembus pivot, berpotensi balik turun menuju  157,55, jika tembus  lanjut ke support lemahnya di S2.  

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
159.10 158.62 158.34 157.88 157.60 157.13 156.85