Kekhawatiran Perang Dagang AS-Eropa Membebani Wall Street Awal Pekan

131
wall street

(Vibiznews – Index) – Perdagangan awal pekan Wall Street setelah libur pada hari Senin memperdalam penurunan harga saham-sahamnya hingga berakhir pada Rabu dinihari (21/1/2026).

Semua indeks utama ditutup jatuh cukup signifikan dengan  Dow Jones anjlok 1,8% menjadi 48.488,59, Nasdaq merosot 2,4% menjadi 22.954,32 dan S&P 500 jatuh  2,1%  menjadi 6.796,86.

Pelemahan saham di Wall Street terjadi karena meningkatnya kekhawatiran perang dagang antara AS dan Eropa atas upaya Presiden Donald Trump untuk mengambil alih Greenland.

Trump telah mengancam akan memberlakukan tarif baru pada beberapa negara Eropa jika mereka menentang upayanya untuk membeli wilayah Denmark tersebut, yang menurutnya sangat penting untuk keamanan nasional.

Selanjutnya dalam sosial medianya, Trump juga umumkan akan  memberlakukan tarif 10%  pada impor dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia mulai 1 Februari.

Menurut Trump tarif tersebut akan dinaikkan menjadi 25% mulai 1 Juni dan akan tetap berlaku hingga kesepakatan tercapai bagi AS untuk membeli Greenland.

Secara sektoral, saham-saham perumahan mencatatkan kinerja terburuk  hingga menekan Philadelphia Housing Sector Index  turun sebesar 2,5%.

Pelemahan signifikan juga terlihat di antara saham-saham maskapai penerbangan dengan NYSE Arca Airline Index anjlok sebesar 2,4%.

Pergerakan sebaliknya pada saham emas yang  melonjak tajam seiring dengan kenaikan harga logam mulia tersebut.