Rekomendasi Forex EUR/USD 22 Januari 2026 : Mengawasi Pergerakan Dolar AS dan Krisis Greenland

152

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir turun pada hari Rabu tertekan pelemahan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD berakhir turun 0,34% pada 1.1686.

Euro melemah karena dolar AS menguat setelah Presiden Trump mengatakan ia akan menahan diri untuk tidak mengenakan tarif pada barang-barang dari negara-negara Eropa yang menentang upayanya untuk mengambil alih Greenland.

Sebelumnya Euro mendapat dukungan awal setelah komentar dari Presiden ECB Lagarde, yang mengatakan bahwa tarif tambahan dari Presiden AS Trump hanya akan berdampak “kecil” pada inflasi di Eropa.

Presiden ECB Lagarde mengatakan bahwa gelombang tarif lain dari Presiden AS Trump hanya akan berdampak “kecil” pada inflasi di Eropa. Ia menambahkan bahwa yang lebih penting daripada tarif itu sendiri adalah meningkatnya ketidakpastian yang disebabkan oleh ancaman tarif tersebut.

Swap memperkirakan peluang 0% untuk kenaikan suku bunga +25 bp oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 5 Februari.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika terus menguat seiring meredanya ketegangan Greenland, akan dapat menekan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1661-1.1636. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1727-1.1768.