(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS berakhir turun pada hari Kamis turun terbebani penguatan pasar saham dan penguatan Euro.
Indeks dolar AS ditutup turun 0,51% pada 98,26.
Reli pasar saham pada hari Kamis menekan permintaan likuiditas untuk dolar.
Selain itu, penguatan Euro menekan dolar AS setelah ketegangan di Eropa mereda ketika Presiden AS Donald Trump membatalkan ancamannya untuk menaikkan tarif barang dari negara-negara yang menentang upayanya untuk mengakuisisi Greenland.
Pada hari Rabu, Presiden Trump mengatakan ia akan menahan diri untuk tidak mengenakan tarif pada barang-barang dari negara-negara Eropa yang menentang upayanya untuk mengakuisisi Greenland. Sekretaris Jenderal NATO Rutte mengatakan pada hari Kamis bahwa terobosan atas Greenland telah tercapai tanpa membahas kedaulatan wilayah tersebut dengan Presiden Trump, melainkan fokus pada isu keamanan yang lebih luas di wilayah Arktik.
Namun pelemahan dolar AS dibatasi setelah data tenaga kerja dan ekonomi AS menguat.
Klaim Pengangguran awal mingguan AS naik +1.000 menjadi 200.000, menunjukkan pasar tenaga kerja yang lebih kuat daripada ekspektasi sebesar 209.000.
PDB AS kuartal ketiga direvisi naik sebesar 0,1 menjadi 4,4% (kuartal ke kuartal tahunan), lebih kuat dari ekspektasi tidak ada perubahan pada 4,3%.
Pengeluaran pribadi AS bulan November naik +0,5% bulan ke bulan, tepat sesuai ekspektasi. Pendapatan pribadi bulan November naik +0,3% bulan ke bulan, lebih lemah dari ekspektasi +0,4% bulan ke bulan.
Indeks harga PCE inti AS bulan November, indikator inflasi pilihan The Fed, naik +0,2% m/m dan +2,8% y/y, sesuai ekspektasi.
Pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar -25 basis poin pada pertemuan FOMC berikutnya pada tanggal 27-28 Januari hanya sebesar 5%.
Malam nanti akan dirilis data S&P Global PMI Composite, Manufacturing & Services Januari AS, yang diindikasikan meningkat.
Juga akan dirilis data Michigan Consumer Sentiment Final Januari, yang diindikasikan meningkat.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak turun jika ketegangan Greenland terus mereda dan menguatkan Euro, yang menekan dolar AS. Namun jika data ekonomi AS terealisir naik, akan menguatkan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 98,07-97,89. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 98,63-99,01.



